TOP NEWS

Rabu, 09 Januari 2013

3 Faktor Yang Membuat Investor 'Kabur' ke Singapura & Malaysia

Jakarta - Tidak sedikit industri memilih 'kabur' atau menanamkan investasinya ke Singapura dan Malaysia daripada Indonesia. Ada tiga faktor yang membuat investor kabur ke negara lain.

Hal ini dikatakan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Franky Sibarani ditemui di Direktorat Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (9/1/2013).

"Betul, banyak industri di Indonesia kabur ke Singapura atau Malaysia," kata Franky.

Faktor pertama yang membuat investor kabur, kata Franky, yakni ketidakpastian hukum di Indonesia. "Di Indonesia belum ada kepastian hukum, salah satu paling anyar aturan outsourcing, di mana menteri menetapkan hanya 5 bidang kerjaan yang boleh di-outsourcing padahal aturan itu melanggar undang-undang ketenagakerjaan," ujar Franky.

Faktor kedua, di Indonesia tidak ada jaminan keamanan. "Ya kenyataanya masalah perburuhan saat ini, pabrik diduduki buruh kita tidak bisa produksi, dibiarkan, ini tidak ada jaminan keamanan," ucapnya.

Faktor ketiga yang membuat investor kabur ungkap Franky, yakni naiknya harga tarif listrik dan tidak diikuti jaminan pasokan listrik. "Listrik naik tapi nggak ada jaminan pasokan, bandingkan dengan di Singapura, walau sedikit lebih mahal, namun pasokan listriknya terjamin," cetusnya.


Sumber: detikFinance

0 komentar: