TOP NEWS

Selasa, 11 Oktober 2011

Tips menyusun skripsi (By Bpk. Rio Harcan)

Berdasarkan pengalaman saya membimbing di dua kampus bagi mahasiswa yang menyusun karya akhir, mungkin beberapa pengalaman ini dapat membantu teman teman mahasiswa:

1. Dosen pembimbing hanya membimbing dalam kondisi minimum. Kenapa? bisa karena dosen tersebut banyak membimbing mahasiswa lain pada saat yang bersamaan, mungkin keterbatasan pengalaman dan pengetahuan atas subyek skripsinya dan yang paling nyebelin emang males aja dosennya. Nah dapet dosen tipe gini anda harus ekstra kerja keras dan cape sebab dijamin, dosen ini bukan bagian dari solusi tapi masalah. Dia bisa bolak balik nyalahin anda, sebab anda sendiri juga gak PD dengan apa yang anda tulis. Kalau enggak percaya bisa tanya fatimah dan dessy yang kebetulan saya bimbing. FYI, saya kebetulan sedang cuti setahun ini dari APP tetapi jika ada yang mau tanya dan diskusi tentang skripsi insya allah kalau waktunya ada saya akan bantu.

2. Sudah bukan hal aneh setiap data keuangan dan akuntansi adalah data rahasia perusahaan jadi enggak heran ketika menulis skripsi pasti akan ada banyak hambatan bagaimana menampilkan data tersebut di skipsi. Mau memohon seribu kali juga gak akan mungkin dapat datanya. Biasanya kalo udah gini, mahasiswa suka mentok, down dan bingung hehehe lah kan udah tau dari awal bakal ada kendala kenapa gak buru-buru buat alternatif. Misalnya cari data alternatif pengganti perusahaan yang mana, ya yang sejenis, carinya dari mana? internet, perpustakaan BEI dan skripsi orang lain. Untuk kepentingan ini mau gak mau anda harus berani memanipulasi data. Takut ketahuan dosen bahwa datanya fiktif? hehehe saya berani jamin dosen enggak akan tahu, kecuali anda gak sanggup menjelaskan analisa datanya. Dosennya juga aneh kalo memanipulasi data yang enggak boleh dikasih dianggap haram dan tabu. Jadi siapa yang bodoh dong? silakan jawab sendiri.

3. Tentukan judul subyek skripsi yang sumber datanya mudah diperoleh dan dimanipulasi, berikut dengan referensi buku yang akan menjadi landasan teori. Jangan berharap juga dosen pembimbing bisa kasih solusi atas referensi buku yang tepat. Bagaimana kita tau menyusun sumber landasan teori itu mudah? survey skripsi orang lain, gramedia, perpustakaan bank mandiri (very recommended), perpustakaan umum UI, LIPI dan Nasional, terakhir google untuk searching electronic book, nah saya juga baru tahu ternyata banyak mahasiswa APP yang belum tau teknik hacking buku atau bahan presentasi dari google padahal mudah banget loh. Jangan lupa catat sumber URLnya supaya bisa dijadikan referensi didaftar pustaka. Penting bahwa pengalaman saya googling dengan bahasa inggris yang tepat akan jauh meningkatkan probabilitas mendapatkan sumber buku yang tepat. Cari bahan akuntansi dengan accounting di google maka accounting lah yang akan menghasilkan link yang lebih banyak.

4. Verifikasi lagi jumlah bahan untuk analisis dan pembahasan sudah cukup belum supaya anda gak perlu bolak balik ke tempat magang. Makanya dari hari pertama sudah ada ide mau nulis apa jangan sampai magang baru ada ide sebab anda akan terbawa arus rutinitas di kantor magang. Buat checklist yang benar untuk mendapatkan bahan untuk bab 4, misalnya pengendalian internal pada hutang. Buat checklist dokumen untuk SOP akuntansi dan keuangan khususnya untuk manajemen inventori, pengakuan hutang, hingga mekanisme pembayaran kepada vendor cari info narasi SOP dan flowchartnya, umur hutang. Kalo gak ada juga googling di internet, cari sumber filenya yang berekstension pdf (ACROBAT READER).

5. Tetapkan waktu secara konsisten dan persisten, misalnya jumlah skripsi 60 halaman, maka kalau dikerjakan selama 15 hari maka 60 dibagi 15 adalah dua halaman dalam satu hari. Satu hari efektif waktu mengetik 4 jam, maka 1 halaman 2 jam. Jadi ada mahasiswa yang benar-benar saya bimbing selesai bahkan dalam jangka waktu 2 minggu, jika bener-bener konsisten. Bayangkan betapa banyak waktu terbuang dalam menyusun skripsi sampai berbulan-bulan. Padahal selesai skripsi lebih cepat, meningkatkan peluang kerja lebih awal lebih tinggi kemungkinannya sambil menunggu sidang dan ujian selesai. Kalo males mah enggak usah dibahas ya.

6. Sebelum menyusun skripsi ada baiknya baca dokumen dan sumber dan beberapa buku terlebih dahulu secara cepat, supaya wawasan kita cukup untuk menulis dan membahas subyek skripsi.

7. Lakukan proof reading untuk mengidentifikasi kesalahan penulisan, kesalahan ketik dan tata lay out.

8. Terakhir ada mahasiswa di kampus lain yang saya bimbing mengikuti tips ini, skripsinya dapat A dan tanpa revisi sedikitpun. Anda boleh tanya dengan Dosen dan Mantan Dirut APP pak entjep mawardi karena kebetulan beliau dulu pembimbing saya. Skripsi saya dibaca oleh pak Entjep dan hanya cuma butuh dua kali pertemuan, beliau langsung tandatangani checklist saya dan persetujuan skripsi, bahkan saya sampai disidang oleh penguji hanya 10 menit, hehe karena dosennya gak tau apa apa tentang yang saya tulis.

9. Good luck

0 komentar: